Kekayaan yang sejati ialah pada saat kita bersyukur selalu dan kemiskinan ialah pada saat kita mengeluh selalu

Wednesday, April 4, 2012

Mengapa kita harus Berdoa? Penting ya?


Bahwa kita mengetahui, Doa adalah hubungan dua arah, atau Komunikasih Ciptaan kepada Penciptanya.

Tetapi kenapa Kita harus Berdoa ? ?
1.  Doa itu mengubah hubungan Kita dengan Tuhan.

2. Doa itu melepaskan Kuasa Roh Kudus kedalam Hidup Kita.
3. Doa itu memulihkan Jiwa kita.
4. Doa itu membuka pintu pada kesembuhan.

5. Doa itu mengubah hubungan kita dengan orang.



Doa penting Ga sih??
Doa soo pasti sangat penting untuk orang-orang PERCAYA.
Doa sangatlah penting bagi kita khususnya orang Percaya, untuk mengatasi bujukan iblis terhadap orang percaya (Bahwa iblis ingin selalu menjatuhkan orang-orang yang Taat pada Tuhan).
- Dalam satu kesempatan Iblis berhasil membujuk Daud untuk mengambil tindakan salah dengan menghasut pikirannya (1 Taw 21:1)
- Iblis menguasai pikiran Petrus dalam suatu pertemuannya dengan Yesus, dan Yesus menyadari bahwa Petrus tanpa sadar mengucapkan bujukan iblis. (Matius 16:23) ==> iblis juga masuk kedalam pikiran Yakobus, dan Yohanes (Luk 9:55-56)
 

Iblis saja mencobai Tuhan Yesus, apa lagi kita yang percaya pada Kristus... Iblis pasti akan mengusahkan kita jatuh.. 

Yuukkk Kita BerDOA :
1. Marilah waktu doa Kita dengan ibadah yang penuh dengan Sukacita.
2. Mulai dengan membaca Firman Tuhan.
3. Pusatkan doa anda terhadap hal-hal yang menyenangkan Bapa.

4. Rendahkanlah diri Kita dihadapan Tuhan.
5. Kemukanlah permohonan pribadi kita kepada Tuhan.

6. Peganglah janji Allah.
7. Jangan Lupa untuk Menutup Doa dengan Pujian, Penyembahan, Syukur kepada Tuhan.



Note : pikiran yang salah kalo doa yang lama Kuasanya lebih besar... bukan hal itu... orang yang Rindu sama Tuhan Yesus, ingin berjumpa, ingin Curhat, soo pasti Doanya gak 1 menit 50 detik, bukan hanya Laporan.. tetapi dia datang karena Kangen, Haus, dan Rindu dalam Hadirat Tuhan.


JBU



Sumber yang dibaca :
1. Doa paling berkuasa dibumi (Peter Horrobin), 
2.Menjangkau Dunia Melalui Doa (Wesley L.Duewel).

Thursday, March 8, 2012

Berkorban, dan Menjadi Dampak (cerpen)

Ada seorang anak Remaja yang bernama Andri sangat Radikal dalam pelayanan, untuk membawa jiwa-jiwa yang terhilang.

pada suatu hari dia berada dalam lingkungan sekolahnya, biasa anak sekolah selalu sering berkata kotor, dan ada yang merokok. Andri punya kerinduan untuk teman-temannya berubah, bertobat, dan mengenal Kristus.
Pada saat mereka pulang sekolah Andri selalu ingin bersama-sama dengan teman-temannya ngumpul dan Andripun juga ikut ngumpul bersama, dan Andri tetap menjaga sikapnya dalam bergaul.

Andri diajak untuk pergi kediskotik, (Ndri, yukk kita pergi kediskotik mau ga?)

pada saat itu Andri berdoa kepada Tuhan (Bapa aku ingin temanku Bertobat, dengan cara apa aku harus berubahkan dia) tiba-tiba Tinggg(Hikmat Tuhan) ==> dengan cara berkorban..
Andri Bingung Berkorban bagaimana sihh untuk dia??(dalam Hatinya),
Andripun sambil memikirkan cara, dia menerima tawaran temannya tersebut .(ok deh bro)

breemmm.... breeemmmm... sampailah di tempat diskotik. dan Andripun masuk bersama-sama dengan temannya.

dia memberikan dampak.
teman-temannya ; (Andrii.. ayu kita hilangin stress kita dengan berjoget), tapi Andri menolaknya. 
teman-temannya : (Sudah minum saja) tapi Andri memesan air putih, berbeda dengan teman-temannya.

tiba-tiba datanglah sebuah geng dan terjadilah keributan...

pada saat itu Andri melihat temannya ingin ditusuk oleh geng tersebut tapi sih Andri melihat tersebut sebagai kesempatan sehingga Andri mendorong temannya, dan yang terjadi sih Andri yang tertusuk (dari sinilah menjadi kesaksian dia kepada temannya) 
Andri : saya percaya kalo saya akan bersama-sama dengan Tuhan jadi saya tidak takut mati (dengan Polosnya Andri bilang seperti itu), bahwa kamu tidak merasakan sakit tapi biar aku aja yang merasakan.. 
==> geng tersebut langsung berlarian, dan Andri dibawah kerumah sakit tapi sayang sekali hidupnya sudah tidak bernafas.

dari situ teman2xnya menyadari (kalo kita yang tertusuk apa kita bisa masuk surga??? hidup kita aja ngaur.) 
dari situlah teman-temannya bertobat. 



Mati ditempat(diskotik)/untuk orang yang hidupnya dalam dosa. tapi untuk memberikan pengorbanan.

Thanks Andri. 



ini hanya sebuah cerita, mohon maaf atas nama yang dipakai.

Tuesday, March 6, 2012

Orang yang Percaya Berdampak



Pada Zaman Pembuangan, Raja Nebukadnezar membuat patungnya dan mentitahkan orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa. Ketika mendengar suara bunyi-bunyian, mereka harus menyembah patung yang didirikan oleh raja Nebukadnezar.

ð  Ada suatu resiko jika mereka tidak menyembah patung yang didirikan raja Nebukadnezar. Dalam Daniel 3:6 bahwa mereka akan dicampakan kedalam perapian yang menyala-nyala.
Ada orang kasdim yang menuduh orang Yahudi tidak mengindahkan titah raja (tidak taat) yaitu Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Mereka diperingatkan Raja untuk menyembah patungnya.
Tapi ada suatu hal yang luar biasa dari jawaban mereka (Mesakh dan kawan-kawannya) è Daniel 3:16-18. Tetap Percaya dan Setia

-          -- Percaya : 
  mereka tetap percaya bahwa Tuhan akan menyertai mereka. Pertolongan Tuhan terhadap orang yang percaya kepada-Nya,
-        --Setia : 
    apapun yang terjadi tetap menyembah Tuhan.

Dan benar pada saat mereka masuk dalam perapian ada hal yang membuat raja bingung, atau Terkejut kali yah… (Daniel 3:24-30) è dalam hal ini mereka memberikan Dampak kepada raja, sehingga Raja yang mengharuskan orang-orang menyembah patungnya, memberikan titah yang berlawanan dengan titah raja sebelumnya.

(Jadilah Orang Percaya yang Berdampak).


Arieas Chijaya.

Monday, March 5, 2012

DeJa Vu (merasakan)

Tiba-tiba punya ide untuk menulis hal ini, karena merasakan DeJa Vu.

Ini hanya sebuah ringkasan 
DeJa Vu dari bahasa Yunani ialah PARA (παρα) yang artinya ialah "Sejajar" dan MNIMI (μνήμη) "Ingatan"
ada sebuah Frasa dari Prancis secara harafiah adalah "pernah lihat / pernah merasa" (pernah merasakan sesuatu yang pernah dialami sebelumnya)

Hal ini pernah dialami oleh setiap orang, termasuk saya. merasakan sesuatu yang pernah dilalui sebelumnya, hanya tidak tahu kapan saya pernah alami, dan selanjut tidak tahu juga apa yang akan terjadi. tapi intinya saya pernah mengalaminya. ini sangat misterius bagi saya (berpikir sejenak kapan hal ini terjadi) tapi tidak bisa dimengerti oleh diri sendiri. apalagi orang lain hohoho....


Contohnya : Saya menaikin Mobil yang Mewah baru pertama kali hmm... mungkin Mercedes Benz yah hahaha... tapi saya pernah merasakan kalo saya pernah menaiki mobil Mercedes Benz, padahal itu adalah baru pertama kali saya menaikinya. (tapi tidak bisa menjelaskan selanjutnya, hanya merasakan Familiar).




Banyak para Ilmuan yang menjelaskan Hal ini, dan juga para Psikolog-psikolog (bahwa ini adalah ingatan alam bahwa sadar kita). 
atau para agama-agama Khusus umat budha bahwa ini adalah sebuah ingkarnasi yang pernah dilaluinya sehingga masi tersimpan.



DeJa Vu ini memang bikin Misterius.



Bye-Bye...

Wednesday, February 29, 2012

Memberitakan Firman Tuhan

Dalam kehidupan Jemaat mula-mula, sangat banyak pengorbanan mereka (khususnya rasul-rasul) untuk menyebarkan Kabar baik (Firman Tuhan).
Seperti dalam kehidupan Rasul Paulus dalam menginjil dia sangat banyak mendapatkan resiko, ini terdapat dalam ( 2 Korintus 11:23-27) ==> yang dialami oleh Paulus.

2 KORINTUS 11:23-27

23.Apakah mereka pelayan Kristus? --aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
24.Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,
25.tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
26.Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.
27.Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,




Kenapa mereka Bisa Melakukannya? 


Karena mereka Hidup Percaya kepada Tuhan (Simple) tapi pasti.
2 Korintus 5:7 "Sebab hidup kami ini adalah hidup karena PERCAYA, bukan karena MELIHAT"
Karena mereka (rasul-rasul) menjalankan hal ini bukan karena mereka melihat (bahwa akan banyak penganiayaan yang akan terjadi), tetapi karena mereka PERCAYA (pernyataan Tuhan Yesus kepada mereka, yang diberi kekuatan kepada mereka) untuk mengabarkan Firman Tuhan.

Hidup Percaya adalah suatu Pengharapan dan Iman. ==> membuat kita untuk melangkah Maju bersama Kristus.

JBu

Thursday, February 23, 2012

Berhasil Dalam Usaha


Berbisnis yang berhasil.
Saya hanya seorang keturunan orang  tua yang berdagang, ada beberapa saya survey, atau saya amat-amatin orang yang sedang membuka usaha.
Hal pada saat kita membuka usaha kerja.
11.  Belajar, dan cari Pengalaman.
22.  Harus menguasai Produk atau barang Jasa..
33.   Tempat yang strategis, menentukan Pemasukan.
44.   Pelayanan yang ramah.
55.  Yang pasti MODAL usaha

1.       Belajar atau mencari pengalaman sangat penting, untuk melatih mental dan juga barang yang kita ingin kuasain, apa salahnya jika kita menjadi karyawan terlebih dahulu untuk ingin mengetahui cara atasan anda Berbisnis, gitu-gitu sambil belajar Produk tersebut.
2.       Pada saat kita ingin memulai buka usaha, atau peluang usaha (Bisnis), satu hal yah itu kita MENGERTI  atau TIDAK.
Contoh: jika menjual suatu Produk kita harus menguasai produk tersebut (termasuk, kurang dan lebihnya Produk tersebut), jika kita kurang mengerti hanya mengandalkan karyawan ini kurang efesien.
3.        Tempat yang strategis, menentukan peningkatan penjualan. Ada suatu hal yang dibelajarkan didalam ekonomi, Barang tersebut dalam satu lingkung banyak yang menjualnya akan mendapatkan banyak persaingan dalam lingkungan tersebut,dibanding  hanya ada satu produk yang berbeda dalam satu lingkungan penjulan akan lebih laku penjualannya.
Contoh : dalam satu daerah rata-rata jualan Handphone semua akan banyak saingan, berbeda dengan mereka yang menjualkan barang. Atau produknya yang belum begitu ada didaerah tersebut.
4.       Pelayanan yang ramah sangat penting bagi konsumen, karena mereka akan merasa dilayani, sehingga mereka ingin kembali untuk datang. Karena akan mendapatkan respon yang baik juga dari konsumen, ada suatu hukum timbal balik.

5.       Modal Usaha.
Semua ini tidak akan ada hasilnya kalo tidak ada suatu yang dikorbankan, atau disebut Modal. Modal bukan hanya Uang. Karena mereka ada yang mengunakan barang bekas menjadi Modalnya karena Modal awal ialah pikiran Yang KREATIF, dan INOVATIF. 

Tuesday, February 14, 2012

Mengasihi tidak menjadi miskin!! (Bersyukur)



Yah benar teman mengasihi tidak membuat kita miskin.
Pada saat anda melihat sekeliling anda, mungkin disalah satu yang kita lihat kita lebih bersyukur atas kehidupan kita saat ini.
Pernahkah anda Share terhadap pemulung, anak-anak yang mungkin tinggal dijalan raya, atau tungkang ojek??
Saya pernah bertanya kepada tukang ojek yang berjaga didaerah Slipi kearah palang Merah.
Saya : Pak biasa sampai jam rapa ngojek? (saat keadaan malam) sekitar pukul 18.00.
Ojeg : saya biasa sampai jam 10an malam de, kadang 24 jam.
Saya : rumah Bapa dimana?
Ojeg : (saya lupa dia menjawab apa, tetapi rumahnya tidak didaerah Slipi, maupun Palang merah).
Betapa kerja keras mereka untuk hari esok. Bersyukur bangat bro n sis, jika kita besok tidak memusingkan makanan yang sudah tersedia oleh orang tua kita untuk hari besok,

1.       Uang 3.ooo, atau 1.000 ribu tidak akan membuat kita miskin jika untuk berbagi kepada mereka.
2.       Membagi makanan kepada mereka  tidak akan membuat kita kelaparan.
3.       Membagi pakaian kepada mereka tidak akan membuat kira kekurangan bahan.










Jika kamu berkata saya tidak mempunyai uang (tetaplah bersyukur) masih bisa makan mungkin, tetapi jika engkau berkata saya tidak punya uang, dan makanan (tetaplah besyukur) masih bisa tinggal ditempat tidur yang nyaman, jika kamu berkata saya tidak punya uang, makanan, dan tempat tinggal (tetaplah bersyukur) baju-bajumu bisa diganti setiap hari è Lihat mereka yang dipinggir atau tinggal dijembatan penyebrang punya baju, dan celana aja mereka bersyukur walaupun 1 pasang saja.  
                                       

                                                               (PEDULI KASIH)