Kekayaan yang sejati ialah pada saat kita bersyukur selalu dan kemiskinan ialah pada saat kita mengeluh selalu
Showing posts with label AGAMA. Show all posts
Showing posts with label AGAMA. Show all posts

Sunday, September 9, 2012

PENGAMPUNAN



Kenapa ingin menulis judul ini, ada suatu yang menurut pandangan saya. "Kasih sudah mulai Pudar". 
jadi saya bisa berstatment bahwa tidak bisa mengampuni, karena hatinya terluka. Pada saat terluka tidak adanya pemberesan, Mulailah Kasih itu Pudar, dan menjadi akar Pahit dalam dirinya. 
Dalam Judul ini saya hanya meringkas dari beberapa buku yang saya baca, atau merisetnya menjadi sebuah Rangkuman, sumber sudah ada pada daftar pustaka pada akhir ringkasan ini.



Dalam judul yang diberikan yaitu tentang pengampunan, jadi apa sih pengampunan itu? Ada beberapa orang yang memberikan statement tentang pengampunan, ada beberapa yang suka dan saya mengambilnya sebagai beberapa pengertian tentang “Pengampunan.”
- menurut (Fred Luskin)
“Pengampunan berarti bahwa walaupun anda terluka, anda memilih untuk tidak terlalu merasa terluka&berduka.”

- menurut (Oscar Wilde)
“Ampunilah musuh-musuh anda senantiasa, karena tidak ada hal yang begitu mengangu mereka.”

- menurut (Anonim)
“Pengampunan adalah melepaskan hak saya untuk menyakiti anda karena anda telah menyakiti saya.”

Jadi bisa disimpulkan, Pengampunan pada saat kita terluka kita bisa memaafkan mereka, dengan senantiasa karena melepaskan hak kita untuk tidak menyakiti seseorang atau bisa disebut juga dengan tidak balas dendam.

Didalam buku “For Give to Live” ada tentang 10 Prinsip pengampunan.
(Pengampunan dimulai ketika Kita)
1. Menerima bahwa hidup ini tidak adil, dan bahwa orang lain mungkin memiliki peraturan yang berbeda dari kita.
2. Berhenti menyalahkan orang lain atas keadaan kita.
3. Memahami bahwa anda tidak dapat mengubah orang telah menyakiti kita; kita hanya dapat mengubah diri sendiri
4. Mengakui amarah & luka batin yang disebabkan oleh peristiwa yang tidak menyenangkan bahkan menyakitkan.
5. Merangkai kembali kisah anda yang menyakitkan “Kisah tentang kepedihan hati, dengan menempatkan peristiwa-peristiwa yang menyakitkan didalam konteks yang lebih luas dalam sudut pandang saat ini.
6. Menyadari bahwa hanya anda sendirilah yang dapat mengambil keputusan untuk mengampuni
7. Mengubah pandangan anda mengenai musuh anda dengan rendah hati memilih untuk berempati terhadap keadaanya.
8. dengan sadar bergerak dari ketidak bahagian menuju kebahagian.
9. Memahami bahwa pengampun memerlukan waktu, dan tidak dapat dilakukan dengan tergesa-gesa.
10. Bertanggung jawab atas hidup & masa depan anda sendiri.

Komentar : “saya setuju dengan kalimat no.6 bahwa mengampuni adalah keputusan kita bukan dari orang lain/disuruh tetapi keputusan kita dari ketulusan kita untuk mengampuni.”

Ada beberapa langkah untuk mengampuni orang lain pada peristiwa-peristiwa masa lalu yang membuat hati kita sakit atas yang diperbuatnya karena kita mengingatnya, ada enam langkah :

- Fokuslah pada hal yang benar tentang peristiwa itu dari sudut pandang kita, dan persektif orang yang bersalah itu.
Cobalah untuk menjadi posisi orang itu, dan kita lihat dari sudut pandang yang baik, karena jarang ada satu pihak sepenuhnya bersalah, dan yang lain benar-benar tidak bersalah, jadi lihat dari sudut pandang kita yang positif.

- Bangunlah empati terhadap orang menyakiti kita.
Dalam Berampati berarti kita mencoba untuk memahami seseorang yang mungkin mengerakan perilaku untuk menyakitkan hati orang lain atau mungkin kita, dengan berempati jadi kita melihat bahwa orang itu hanya orang biasa seperti kita, bisa mengecewakan, dan menyenangkan.

- Kenalilah kesalahan yang pernah kita perbuat yang perlu diampuni.
Dengan mengenal kesalahan-kesalahan kita, yang kita juga pernah perbuat, jadi kita juga butuh pengampunan dari seseorang, dan kita telah diampuni, justru kita harus berlapang dada untuk orang yang telah menyakiti kita karena dengan keinginan ini kita menunjukan tingkat kerendahan hati kita kalo kita juga butuh pengampunan dari orang lain.
- Perbaikilah kisah kita sehingga secara lebih akurat mencerminkan sudut pandang orang yang bersalah itu dan juga orang yang terlukai.
Jika kita dalam sudut pandang dua posisi, yang mencerminkan orang yang bersalah dan juga orang terluka, mereka mempunyai alasan mereka masing-masing yang membuatnya seperti itu, jadi kita membutuhkan pengampunan maupun yang bersalah, dan juga yang terlukai.

- Pandanglah tujuan hidup kita, dan ambillah langkah-langkah untuk mencapainya.
Kita semua ingin mencapai sesuatu tujuan, dan kita harus mempunyai langkah tersebut, tetapi langkah tersebut dihalangin dengan kepahitan, kemarahan, kedendaman yang membuat kita memikirkan hal yang tidak berguna, secara sederhana lakukan yang berguna dan berhentilah melakukan/memikirkan hal yang tidak berguna, karena dengan mengampuni kita melepaskan semua hal-hal yang tidak berguna, dan hal-hal yang ada dalam pikiran kita yang tidak berguna.

- Sadarilah bahwa pengampunan membutuhkan waktu; pengampunan hampir tidak bisa dicapai dengan satu usaha saja.
Dalam hal mengampuni kita butuh latihan, dan latihan ini membutuhkan waktu untuk mengampuni/memaafkan kesalah orang lain yang membuat kita sakit hati, jarang seseorang mengampuni hanya dalam waktu sekejap yang tidak diikuti oleh munculnya kembali pikiran serta perasaan yang lama, dan negative itu dikemudian hari. Dan mungkin memerlukan waktu dalam peristiwa tertentu, dan kita butuh belajar untuk mengampuni mungkin pada saat ini kita perlu belajar mengampuni dan selamanya kita harus mengampuni.

- Mengampuni, dan mendapatkan Pengharapan demi masa Depan.
(Ada Statement yang berkata “Tidak ada masa depan tanpa Pengampunan”)
Hubungan antara pengampunan, dan pengharapan, terkait dan tidak bisa dipisahkan karena pengampunan itu akan melahirkan pengharapan yang baru, dan mengetahui bahwa pengampunan menuju hal yang lebih baik menuju masa depan yang kita kehendaki dari pada hidup yang terbelengu dengan sakit hati, dendam, dll pada masa lalu kita yang tidak kita kehendaki menjadi racun bagi hidup kita.

Pengampunan juga menuntun kita untuk memahami pikiran, dan membangun kembali impian kita. Pengampunan juga memiliki kekuatan untuk melepaskan kita dari semua luka yang terjadi pada masa lalu agar kita mempunyai semangat baru untuk meraih masa depan kita. Pengampunan kemungkinan terjadi awal hidup yang menyegarkan. Pengampunanlah yang mengubahnya semua ini untuk mendorong kita menjadi optimisme yang menguatkan tentang masa depan.
Pada saat kita mengampuni dan pengharapan muncul jadi kedua ini saling berkaitan langkah demi langkah, dan itulah pada saat Mengampuni dan Pengharapan baru muncul, pada saat pengharapan Muncul kita bisa menatap masa depan yang lebih baik.

Beberapa peringatan penting
Berbuat salah adalah bagian dari diri manusia. 
Hargailah kesalahan anda sebagaimana adanya:
Pelajaran hidup berharga yang hanya dapat dipelajari dengan susah.
Kecuali jika itu kesalahan fatal, yang paling tidak, dapat dipelajari orang lain.

- Al Franken
Ada beberapa yang peringatan penting :
1. Ketika pengampunan diberikan terlalu dini mungkin itu justru bukan pengampunan. Mungkin itu hanya tidakan untuk menghindar.
Pengampunan dalam hal ini malahan mempermudah orang untuk menyembunyikan rasa sakit hati yang sesungguhnya, pengampunan dini justru tetap membiarkan kita terbelenggu dalam sakit hati kita, karena pengampunan dini terjadi tentang peristiwa yang dengan cepat ”dimaafkan” dan diabaikan, padahal didalam hatinya masi ngomongin orang yang berbuat salah kepadanya dari belakang, dan menjadi tidak sehat dengan cara tersebut kita menyimpan sakit hati kita dari kebohongan dengan tidak apa-apa, saya sudah maafkan, padahal masi ada bekas yang tersembunyi bahaya itu.

2. Pengampunan bukanlah pengampunan jika dimanfaatkan sebagai alat untuk meninggikan diri.
Dalam hal ini ada orang yang mencari kesalahan orang lain agar ia dapat berkata, ”Aku memaafkanmu,” dengan cara inilah mereka akan meninggikan dirinya dari orang lain, karena ini kayak cara licik begitu dengan memutarbalikan fakta, jadi berhati-hatilah, karena pengampunan dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk meninggikan diri. Bentuk kata maaf ini kaya seperti memperebutkan kedudukan, atau mereka yang menjabat kedudukan yang tinggi, bukan merupakan sesuatu ketulusan.

3. Ada orang yang memakai pengampunan sebagai senjata untuk membalas dendam.
Pengampunan juga bisa menjadi senjata karena dengan menyatakan kesalahan orang lain, atau merupakan cara untuk merespons kesalahan yang telah dilakukan, dan bukan alat untuk membuat orang lain tampak bersalah.

4. Menghindari pengampunan yang membuat anda mengingkari perasaan anda.
Pada saat kita memberi pengampunan kepada orang, setelah itu tidak menjadi akrab, atau malahan menghindar, dan tidak ada komunikasi, pengampunan seperti itu salah karena menginkari perasaan kita.

5. Beberapa jenis pengampunan melunakkan konflik yang terjadi saat itu justru mengorbankan harga diri atau kebaikan diri seorang, dan dapat membuatnya kembali menjadi korban.
Dalam hal ini juga kita mengampuni tetapi dengan harga diri kita direndahkan, jadi hal ini malahan melemahkan jati diri kita, dan merasa tidak berharga lagi.
Setelah mengampuni seharusnya timbul damai sejahtera, bukan tekanan jadi hati-hati.

6. Waspadailah tekanan mengampuni dari pihak luar.
Hal seperti ini juga sangat sering dilakukan orang-orang, karena mungkin disuruh pacarnya/sahabatnya maafin si A, atau maafin si B, karena si A, atau si B baik orangnya kepada pacarnya, jadi kehendak pacarnya, bukan kehendak dirinya sendiri, padahal masi jengkel. ini juga salah karena mengampuni didesak oleh orang lain.

7. Jangan mengampuni demi kepentingan orang lain.
Hal ini juga sangat sering, mungkin dalam hal bisnis dia mengampuni demi usaha tuannya, demi usaha pabrik yang dia kerja dengan seseorang, atau demi kebaikan orang lain dia mengampuni, ini juga tidak baik.

8. Jangan mengampuni jika nantinya kita akan semakin merasa bersalah.
Pada saat kita memberi maaf, tapi malahan kita merasa sangat bersalah dalam hal ini kita menjadi menyalahkan diri kita sendiri terus menerus ini juga tidak membawa pikiran damai malah bersalah.
(Pengampunan tidak membuat orang lain benar, tetapi membebaskan kita dari penderitaan)
Kesan: dalam dalam membaca buku-buku, menjadi mengerti tentang pengampunan, pengampunan yang harus benar dari ketulusan kita, bukan karena paksaan, bukan karena pihak lain, tetapi pengampunan itu keputusan kita, jika mengambil keputusan mengampuni yah kita menjadi orang pemaaf dan juga jiwa, dan pikiran kita menjadi damai sejahtera karena tidak ada rasa emosi, atau dendam, dan membuat hidup kita menjadi dewasa.
(Kolose 3:13  Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.)

Daftar Pustaka :
- For Give To Live (Bagaimana Pengampunan Membuat Hidup Lebih Sehat).
Penerbit : Gloria Graffa Pengarang : DR.Dick Tibbits, and Steve Halliday
- Menang Atas Luka Batin.
Penerbit : Bethlehem Pengarang : Stormie Omartian.

Wednesday, April 4, 2012

Mengapa kita harus Berdoa? Penting ya?


Bahwa kita mengetahui, Doa adalah hubungan dua arah, atau Komunikasih Ciptaan kepada Penciptanya.

Tetapi kenapa Kita harus Berdoa ? ?
1.  Doa itu mengubah hubungan Kita dengan Tuhan.

2. Doa itu melepaskan Kuasa Roh Kudus kedalam Hidup Kita.
3. Doa itu memulihkan Jiwa kita.
4. Doa itu membuka pintu pada kesembuhan.

5. Doa itu mengubah hubungan kita dengan orang.



Doa penting Ga sih??
Doa soo pasti sangat penting untuk orang-orang PERCAYA.
Doa sangatlah penting bagi kita khususnya orang Percaya, untuk mengatasi bujukan iblis terhadap orang percaya (Bahwa iblis ingin selalu menjatuhkan orang-orang yang Taat pada Tuhan).
- Dalam satu kesempatan Iblis berhasil membujuk Daud untuk mengambil tindakan salah dengan menghasut pikirannya (1 Taw 21:1)
- Iblis menguasai pikiran Petrus dalam suatu pertemuannya dengan Yesus, dan Yesus menyadari bahwa Petrus tanpa sadar mengucapkan bujukan iblis. (Matius 16:23) ==> iblis juga masuk kedalam pikiran Yakobus, dan Yohanes (Luk 9:55-56)
 

Iblis saja mencobai Tuhan Yesus, apa lagi kita yang percaya pada Kristus... Iblis pasti akan mengusahkan kita jatuh.. 

Yuukkk Kita BerDOA :
1. Marilah waktu doa Kita dengan ibadah yang penuh dengan Sukacita.
2. Mulai dengan membaca Firman Tuhan.
3. Pusatkan doa anda terhadap hal-hal yang menyenangkan Bapa.

4. Rendahkanlah diri Kita dihadapan Tuhan.
5. Kemukanlah permohonan pribadi kita kepada Tuhan.

6. Peganglah janji Allah.
7. Jangan Lupa untuk Menutup Doa dengan Pujian, Penyembahan, Syukur kepada Tuhan.



Note : pikiran yang salah kalo doa yang lama Kuasanya lebih besar... bukan hal itu... orang yang Rindu sama Tuhan Yesus, ingin berjumpa, ingin Curhat, soo pasti Doanya gak 1 menit 50 detik, bukan hanya Laporan.. tetapi dia datang karena Kangen, Haus, dan Rindu dalam Hadirat Tuhan.


JBU



Sumber yang dibaca :
1. Doa paling berkuasa dibumi (Peter Horrobin), 
2.Menjangkau Dunia Melalui Doa (Wesley L.Duewel).

Tuesday, March 6, 2012

Orang yang Percaya Berdampak



Pada Zaman Pembuangan, Raja Nebukadnezar membuat patungnya dan mentitahkan orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa. Ketika mendengar suara bunyi-bunyian, mereka harus menyembah patung yang didirikan oleh raja Nebukadnezar.

ð  Ada suatu resiko jika mereka tidak menyembah patung yang didirikan raja Nebukadnezar. Dalam Daniel 3:6 bahwa mereka akan dicampakan kedalam perapian yang menyala-nyala.
Ada orang kasdim yang menuduh orang Yahudi tidak mengindahkan titah raja (tidak taat) yaitu Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Mereka diperingatkan Raja untuk menyembah patungnya.
Tapi ada suatu hal yang luar biasa dari jawaban mereka (Mesakh dan kawan-kawannya) è Daniel 3:16-18. Tetap Percaya dan Setia

-          -- Percaya : 
  mereka tetap percaya bahwa Tuhan akan menyertai mereka. Pertolongan Tuhan terhadap orang yang percaya kepada-Nya,
-        --Setia : 
    apapun yang terjadi tetap menyembah Tuhan.

Dan benar pada saat mereka masuk dalam perapian ada hal yang membuat raja bingung, atau Terkejut kali yah… (Daniel 3:24-30) è dalam hal ini mereka memberikan Dampak kepada raja, sehingga Raja yang mengharuskan orang-orang menyembah patungnya, memberikan titah yang berlawanan dengan titah raja sebelumnya.

(Jadilah Orang Percaya yang Berdampak).


Arieas Chijaya.

Wednesday, February 29, 2012

Memberitakan Firman Tuhan

Dalam kehidupan Jemaat mula-mula, sangat banyak pengorbanan mereka (khususnya rasul-rasul) untuk menyebarkan Kabar baik (Firman Tuhan).
Seperti dalam kehidupan Rasul Paulus dalam menginjil dia sangat banyak mendapatkan resiko, ini terdapat dalam ( 2 Korintus 11:23-27) ==> yang dialami oleh Paulus.

2 KORINTUS 11:23-27

23.Apakah mereka pelayan Kristus? --aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
24.Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,
25.tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
26.Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.
27.Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,




Kenapa mereka Bisa Melakukannya? 


Karena mereka Hidup Percaya kepada Tuhan (Simple) tapi pasti.
2 Korintus 5:7 "Sebab hidup kami ini adalah hidup karena PERCAYA, bukan karena MELIHAT"
Karena mereka (rasul-rasul) menjalankan hal ini bukan karena mereka melihat (bahwa akan banyak penganiayaan yang akan terjadi), tetapi karena mereka PERCAYA (pernyataan Tuhan Yesus kepada mereka, yang diberi kekuatan kepada mereka) untuk mengabarkan Firman Tuhan.

Hidup Percaya adalah suatu Pengharapan dan Iman. ==> membuat kita untuk melangkah Maju bersama Kristus.

JBu

Sunday, October 30, 2011

Banyaknya ajaran sesat yang menyerang Kristen

Dalam hal ini sangat sedih loh!! dalam buku The Da Vinci Code.
1. mengapa dibilang sesat?
apa yang membuktikan' Yesus mempunyai seorang anak dengan Mary Magdalene, dan sampai sekarang ada keturunannya. ==> dan sayang sekali ini tidak menjadi suatu bukti.
kalo kita lihat didalam Injil pun tidak ditulis demikian.
Dalam book The Da Vinci Code, dia memakai Injil Gnostik (Injil yang sesat). kenapa dia tidak mengambil dari tulisan yang ditulis oleh murid Yesus sendiri???
karena murid-murid Yesus lah yang menjadi saksi perjalan Yesus sendiri. seperti ditulis dalam Injil Matius, Markus,Lukas dan Yohanes. tetapi malah mengambil injil Gnostik. (dan ini menjadi Keliru).


Dan dalam hal ini menjadi suatu kesalahan dalam mengartikan doktrin dan sejarah Katolik.
sehingga orang yang tidak belatar belakang Teologi, atau orang yang hanya menerima suatu doktrin tanpa ia memperdalam lagi, dan mempelajarinya akan menimbulkan kesalahan / kesesatan, seakan membuat orang akan menjadi binggung, terasa tertipu dengan iman yang dimiliki.

Kisah Para Rasul 20:30
Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.

Kolose 2:8
Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Saturday, October 22, 2011

PB ditulis dalam bahasa Ibrani??? (tidak)

mereka yang berkata bahwa PB ditulis dalam PL, apa buktinya?
apakah manuskrip yang ditemukan berbahasa Ibrani kah? jika ia silahkan buktikan kalo manuskrip itu berbahasa Ibrani.
dan yang kita ketahui bahwa manuskrip-manuskrip itu ditemukan dalam bahasa Yunani. dan tidak berbahasa Ibrani. Kitab PB yang berbahasa Ibrani mengtuliskan bahwa itu diterjemahakan dari bahasa Yunani

Kita bisa lihat dalam Kisah Para Rasul diceritakan Paulus, dan Petrus ==> bahwa Paulus (surat-surat Paulus ditunjukan kepada orang yang non Yahudi atau bisa dibilang orang kafir.
sedangkan Petrus kepada orang yahudi (tapi orang Yahudi ini ialah orang yang tersebar/ disebut orang yahudi yang diaspora(1 Pet. 1:2).

dan yang menarik adalah terdapat kata "Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita” (Mat. 1:23) ==> kata Imanuel ini adalah bahasa Ibrani, jika kita mengunakan logika kalo itu ditulis dalam bahasa Ibrani seharus tidak usah diartikan lagi diartikan "Allah menyertai kita", tapi manuskrip membuktikan bahwa ini adalah bahasa Yunani, jadi kata "Imanuel"(dalam bahasa Ibrani) diartikan kedalam bahasa Yunani " jadi (Allah menyertai kita)"

jika mereka tidak percaya bahwa PB ditulis dalam bahasa Yunani, silahkan memberitahukan bahwa anda menemukan manuskrip berbahasa Ibrani...!!

JBu